Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Venezuela mengecam perintah Donald Trump yang meminta penutupan wilayah udara negara itu. (The Guardian)
CARACAS, JurnaLodie.com – Venezuela mengecam perintah Donald Trump yang meminta penutupan wilayah udara negara itu.
Selain itu, Caracas menilai pernyataan tersebut sebagai “ancaman kolonialis” yang melanggar hukum internasional.
Pemerintah Venezuela menegaskan bahwa mereka tidak akan menerima ancaman asing. Kemudian, mereka menuntut penghormatan penuh terhadap kedaulatan wilayah udara nasional.
Trump sebelumnya menulis perintah itu di Truth Social. Selanjutnya, ia meminta maskapai, pilot, pengedar narkoba, dan pedagang manusia menghindari wilayah udara Venezuela.
Akibat pernyataan Trump, Venezuela menangguhkan penerbangan deportasi secara sepihak. Selain itu, penangguhan ini memperumit program deportasi massal yang dijalankan pemerintahan Trump.
Departemen Pertahanan AS belum memberi komentar. Namun, ketegangan terus meningkat di tengah operasi AS terhadap kapal narkoba di Karibia.
Trump bahkan mengizinkan operasi rahasia CIA di Venezuela. Kemudian, ia menyatakan AS akan segera memulai operasi darat menghentikan pengedar narkoba Venezuela.
Situasi Berbahaya di Atas Venezuela
Minggu lalu, FAA memperingatkan maskapai soal situasi berbahaya di atas Venezuela. Selain itu, otoritas itu menyoroti meningkatnya aktivitas militer di kawasan tersebut.
Sebagai respons, Venezuela mencabut hak operasi enam maskapai internasional. Maskapai itu sebelumnya menangguhkan penerbangan usai peringatan FAA.
Pemerintahan Trump menuduh Presiden Nicolás Maduro terlibat perdagangan narkoba. Namun, Maduro membantah tuduhan tersebut dan menyebut Trump ingin menggulingkannya.