Dabu Patni menangis setelah mendengar kabar kematian saudaranya, Akash Patni, yang menjadi korban kecelakaan pesawat Boeing 787 Dreamliner milik Air India di Ahmedabad, India, pada 12 Juni 2025. Sedikitnya 270 jenazah telah ditemukan setelah pesawat Air India tujuan London jatuh di kota Ahmedabad, India bagian barat. (Kolase JL/Amit Dave/Reuters)
NEW DELHI, JurnaLodie.com – Sedikitnya 270 jenazah telah ditemukan setelah pesawat Air India tujuan London jatuh di kota Ahmedabad, India bagian barat. Tim penyelamat masih terus mencari di lokasi kejadian dalam kecelakaan penerbangan terburuk di India dalam tiga dekade terakhir.
Pesawat Boeing 787 Dreamliner tersebut membawa 242 orang dan memuat sekitar 125.000 liter bahan bakar. Pesawat kehilangan ketinggian hanya beberapa detik setelah lepas landas pada Kamis, dan jatuh di area permukiman padat. Kecelakaan ini menewaskan hampir semua penumpang, serta setidaknya dua lusin warga sipil di darat.
Dr Dhaval Gameti dari Rumah Sakit Sipil Ahmedabad mengatakan kepada kantor berita Associated Press pada Sabtu bahwa 270 jenazah telah diterima sejauh ini. Sebagian besar jenazah hangus terbakar atau rusak parah, dan otoritas setempat sedang berupaya mengidentifikasi mereka dengan mencocokkan sampel DNA, sementara keluarga korban menunggu untuk melakukan ritual pemakaman terakhir. Proses pencocokan DNA diperkirakan memerlukan waktu hingga 72 jam.
Menurut seorang pejabat lokal yang tidak mau disebutkan namanya karena tidak memiliki wewenang berbicara kepada media, sekitar 10 jenazah yang bukan penumpang telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga mereka.
Dari 242 orang di dalam pesawat, 169 merupakan warga negara India, 53 warga Inggris, 7 warga Portugal, dan 1 warga Kanada.
Satu-satunya yang selamat, Vishwash Kumar Ramesh (40), saat ini dirawat di Rumah Sakit Sipil Ahmedabad karena luka akibat benturan. Menurut Dr. Gameti, ia “berkembang sangat baik dan kemungkinan besar akan segera dipulangkan”.