BYD Dolphin Surf. Pabrikan mobil asal Tiongkok yang sedang merevolusi pasar global lewat pertumbuhan spektakuler kini ikut meramaikan tren kendaraan listrik kota (urban EV) dengan Dolphin Surf. (Kolase JL/YNet)
Interiornya terasa lebih sederhana dari ekspektasi, dengan nuansa gelap dan permukaan plastik kasar. Fungsional, namun terasa kurang mewah. Tetap, mobil ini dilengkapi dengan:
Panel instrumen digital 7 inci
Layar sentuh 10,1 inci yang bisa diputar (fitur khas BYD)
Sayangnya, resolusi layarnya rendah dan ikon kecil membuat pengoperasian agak sulit. Sistem AC dikontrol lewat gerakan tiga jari di layar:
Geser kiri/kanan: kecepatan kipas
Geser atas/bawah: suhu
Namun, tak ada pengaturan suhu pasti (tanpa climate control), hanya penggeser panas-dingin. Kipas juga cukup bising.
Posisi duduk pengemudi nyaman, meski jangkauan setir terbatas mempengaruhi ergonomi. Visibilitas sangat baik — penting untuk kota. Ada banyak ruang penyimpanan praktis, termasuk kompartemen besar di tengah. Unit tes juga dilengkapi pengisi daya nirkabel untuk ponsel.
Fitur & Fungsionalitas
Untuk kelasnya, Dolphin Surf termasuk kaya fitur, dengan:
Jok kulit sintetis
Kursi depan elektrik
Kamera parkir 360 derajat
Mobil bisa diakses via kunci NFC atau aplikasi ponsel, yang juga bisa mengontrol AC, lokasi mobil, dan status baterai dari jarak jauh.
Dibanding Dolphin standar, versi Surf lebih pendek 30 cm (panjang 399 cm) dan wheelbase-nya 20 cm lebih pendek (250 cm). Bangku belakang hanya untuk dua orang, yang justru memberi kesan kabin lapang, bahkan melebihi beberapa city car bensin.
Bagasi berkapasitas 308 liter — besar untuk kelasnya, plus ruang bawah lantai yang muat koper kecil. Sayangnya, tak ada penutup atas.
Fitur keselamatan meliputi: