Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Komentar Trump merupakan teguran langka terhadap Putin, dan muncul setelah sejumlah besar pesawat nirawak dan rudal Rusia menewaskan sedikitnya 13 orang di Ukraina selama akhir pekan. (Kolase JL/AP)
Reaksi Internasional
Kaja Kallas (UE): Menyerukan tekanan internasional terkuat terhadap Rusia.
Menlu Jerman Johann Wadephul: “Putin tak menginginkan damai, dia ingin perang. Harus ada sanksi baru dari Eropa.”
Keith Kellogg (Utusan Khusus AS untuk Ukraina): Menyebut serangan Rusia sebagai pelanggaran jelas terhadap Protokol Perdamaian Jenewa 1977.
Pertukaran Tahanan Terbesar
Rusia dan Ukraina menyelesaikan pertukaran 1.000 tahanan dari masing-masing pihak.
Pertukaran ini adalah yang terbesar sejak invasi Februari 2022.
Analisis Singkat
Trump tampaknya mengubah nada terhadap Putin, dari bersahabat menjadi mengkritik keras — kemungkinan sebagai strategi politik dalam negeri, mengingat janji kampanyenya untuk mengakhiri perang dengan cepat.
Namun, kritik terhadap Zelensky tetap muncul, mencerminkan ketegangan lama dan potensi pergeseran kebijakan AS jika Trump melanjutkan masa kepresidenannya.
Retorika keras Trump terhadap Putin bisa jadi langkah awal untuk membentuk citra sebagai mediator tegas, bukan sekutu Moskow. (*)