Ilustrasi emas batangan. Harga jual emas batangan Antam Rp2.622.000 per gram pada Kamis 16 Oktober 2025. (Kolase Meta AI)
25 gram
Rp64.006.000 Rp55.868.000
Rp58.480.000 Rp55.924.000
Rp59.541.000 Rp55.868.000
50 gram
Rp127.925.000 Rp111.736.000
Rp116.867.000 Rp111.848.000
Rp118.836.000 Rp111.736.000
100 gram
Rp255.764.000 Rp223.473.000
Rp233.618.000 Rp223.697.000
Rp237.578.000 Rp223.473.000
250 gram
Rp639.117.000 Rp555.931.000
Rp583.757.000 Rp556.487.000
Rp593.768.000 Rp555.931.000
500 gram
Rp1.278.002.000 Rp1.111.863.000
Rp1.166.940.000 Rp1.112.975.000
Rp1.186.137.000 Rp1.111.863.000
1000 gram
Rp2.555.960.000 Rp2.223.727.000
Rp2.333.879.000 Rp2.225.950.000
Rp2.333.879.000 Rp2.223.727.000
Tren Harga
Dalam satu dekade terakhir (sekitar 2015 → 2025), harga emas Antam naik sangat signifikan. Dari sekitar Rp 567.000/gram di tahun 2015 menjadi mendekati Rp 1,9‑2,0 juta/gram di tahun 2025.
Jika dihitung CAGR (compound annual growth rate) selama periode itu, pertumbuhan rata‑rata tahunan diperkirakan berada di kisaran belasan persen (±13‑15 % per tahun) menurut salah satu laporan.
Lonjakan paling besar terjadi setelah tahun 2020, seiring terjadinya pandemi dan ketidakpastian ekonomi global, yang meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.
Antara 2023 dan 2025, emas kembali mengalami akselerasi kenaikan, sebagian didorong oleh inflasi, tekanan mata uang, dan faktor global.
Beberapa faktor yang menjadi pendorong utama tren kenaikan harga emas:
- Inflasi & Pelemahan Rupiah
Saat inflasi tinggi atau mata uang lokal melemah terhadap dolar AS, nilai riil uang menurun — banyak orang memilih emas sebagai lindung nilai.
- Ketidakpastian Global / Geopolitik
Krisis ekonomi, konflik global, atau volatilitas pasar membuat investor berpindah ke aset yang dianggap “aman”.