Foto dirilis oleh Agence Kampuchea Press (AKP) pada 13 November 2025, menunjukkan delegasi dari Tim Pengamat ASEAN (AOT) mengunjungi daerah di mana seorang warga sipil terbunuh sehari sebelumnya di sepanjang perbatasan Kamboja-Thailand. Thailand melancarkan serangan udara di perbatasan Kamboja setelah bentrokan mematikan menewaskan seorang tentara Thailand dan empat warga sipil Kamboja. (Kolase cna)
BANGKOK, JurnaLodie.com – Thailand melancarkan serangan udara di perbatasan Kamboja setelah bentrokan mematikan menewaskan seorang tentara Thailand dan empat warga sipil Kamboja.
Militer Thailand mengatakan pesawat dikerahkan untuk menekan serangan Kamboja di Ubon Ratchathani. Thailand melaporkan delapan orang terluka akibat bentrokan tersebut.
Bangkok menyebut pasukan Kamboja menembakkan senjata ringan sejak dini hari. Thailand menerima laporan kematian tentaranya sekitar pukul tujuh pagi.
Kamboja membantah klaim Thailand dan menuduh Thailand memulai serangan pertama. Militer Kamboja mengatakan pasukannya tidak membalas tembakan.
Menteri Penerangan Kamboja mengatakan serangan Thailand menewaskan empat warga sipil di Oddar Meanchey dan Preah Vihear. Ia melaporkan sepuluh warga lainnya terluka.
Bentrokan terbaru terjadi sehari setelah insiden serupa di provinsi Sisaket. Thailand mengatakan tembakan Kamboja melukai dua tentaranya. Kamboja menuduh Thailand melepaskan tembakan pertama.
Gencatan Senjata Rapuh Kembali Terancam
Kekerasan terbaru terjadi setelah gencatan senjata rapuh yang tercapai pada Juli. Bentrokan lima hari saat itu menewaskan 48 orang dan memaksa ratusan ribu mengungsi.
Bangkok menangguhkan pakta gencatan senjata bulan lalu setelah ledakan ranjau melukai tentaranya. Kamboja membantah terlibat dan menyebut ranjau sebagai sisa konflik lama.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan negaranya tidak ingin perang. Ia menegaskan Thailand tidak akan menoleransi pelanggaran kedaulatan.
Militer Kamboja mengatakan pihaknya menahan diri dan memantau situasi dengan hati-hati. Hun Sen meminta pasukan Kamboja bersabar dan menghindari provokasi.