Presiden AS Donald Trump menyambut Presiden Rusia Vladimir Putin pada 15 Agustus 2025 di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson di Alaska, Amerika Serikat. (Julia Demaree Nikhinson/AP)
MOSKOW, JurnaLodie.com – Rusia menyambut strategi keamanan nasional baru Presiden AS Donald Trump yang dianggap selaras dengan visi Moskow.
Kremlin memuji dokumen keamanan baru AS yang menyoroti ancaman geopolitik di Eropa.
Dokumen tersebut menegaskan penghentian perang Ukraina sebagai kepentingan inti Washington.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan strategi baru itu sesuai dengan pandangan Rusia.
Ia menilai bahasa terkait NATO mencerminkan penolakan Moskow terhadap ekspansi aliansi tersebut.
Peskov memperingatkan bahwa pejabat Washington mungkin memiliki pandangan berbeda dari strategi Trump.
Ia menyoroti pengaruh kelompok yang disebut Trump sebagai “negara dalam negara”.
Diplomasi Perang Ukraina Memasuki Fase Baru
Strategi keamanan baru muncul saat upaya mediasi perang Ukraina memasuki tahap penting.
Zelenskyy akan bertemu empat pemimpin Eropa di London.
Zelenskyy menuntut dukungan kuat dari Eropa untuk mempertahankan posisi Kyiv.
Pejabat AS menyarankan Kyiv mempertimbangkan konsesi teritorial dalam proses perdamaian.
Fokus Strategi Baru Bergeser ke Tiongkok
Strategi baru menempatkan Indo-Pasifik sebagai pusat kebijakan luar negeri AS. Dokumen tersebut menekankan pencegahan konflik Tiongkok dan Taiwan.
Rusia memperkuat hubungan ekonomi dan politik dengan Tiongkok akibat sanksi Barat.
Trump sebelumnya memperingatkan risiko jika Rusia dan Tiongkok semakin dekat.
Para analis menyebut strategi Trump bertujuan merombak tatanan global pasca-Perang Dunia II.
Dokumen tersebut menekankan perlindungan identitas Barat dan stabilitas strategis.
(*)