Seorang anggota komunitas Yahudi Australia bereaksi saat berjalan bersama polisi menuju lokasi penembakan di Pantai Bondi. (JL/David Gray/AFP)
SYDNEY, JurnaLodie.com – Sedikitnya 15 orang tewas dalam penembakan brutal di festival Yahudi Pantai Bondi, Sydney, Minggu malam.
Selain itu, puluhan korban lainnya mengalami luka tembak dan masih menjalani perawatan intensif di berbagai rumah sakit.
Menurut kepolisian Australia, dua pria bersenjata menyerang acara perayaan Hanukkah yang dihadiri lebih dari 1.000 orang.
Sementara itu, polisi menetapkan insiden tersebut sebagai aksi terorisme yang ditargetkan terhadap komunitas Yahudi Australia.
PM Australia: Serangan Sangat Menghancurkan
Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut penembakan massal itu sebagai serangan yang menghancurkan dan keji.
Lebih lanjut, Albanese mengatakan serangan terjadi pada hari pertama perayaan Hanukkah komunitas Yahudi Australia.
Ia menegaskan pemerintah akan memerangi anti-Semitisme dalam segala bentuknya secara tegas dan menyeluruh.
Sebagai tanda duka nasional, pemerintah Australia mengibarkan bendera setengah tiang pada hari Senin.
Polisi: Satu Pelaku Tewas, Satu Kritis
Menurut Komisaris Polisi New South Wales, Mal Lanyon, satu pelaku tewas di lokasi kejadian.
Pelaku tewas diketahui pria berusia 50 tahun dengan enam izin kepemilikan senjata api aktif.
Sementara itu, pelaku kedua yang berusia 24 tahun. Polisi mengamankan dalam kondisi kritis.
Polisi memastikan tidak ada pelaku ketiga yang masih diburu saat ini.
Selain senjata api, petugas menemukan dua alat peledak sederhana yang masih aktif di lokasi.
Namun demikian, polisi memastikan alat tersebut tidak sempat diledakkan oleh pelaku.
Detik-detik Penembakan di Acara Hanukkah by the Sea
Menurut laporan ABC Australia, acara “Chanukah by the Sea” dimulai pukul 18.47 waktu setempat.