Oscar Piastri berada di posisi ketiga klasemen pembalap menjelang balapan terakhir. (Eric Alonso/DPPI/Shutterstock)
JurnaLodie.com – Lando Norris dan Oscar Piastri menyuarakan frustrasi besar setelah strategi McLaren gagal di Grand Prix Qatar.
McLaren memilih tidak melakukan pit stop saat safety car masuk pada awal balapan.
Keputusan itu memberi Max Verstappen peluang kembali memimpin dan merebut kemenangan.
Norris finis keempat dan kehilangan banyak poin penting dalam persaingan gelar.
Piastri tampil cepat namun hanya mampu bertahan di posisi kedua hingga akhir balapan.
Norris mengatakan McLaren seharusnya masuk pit mengikuti keputusan para pesaing.
Ia menilai keputusan tim membuatnya kehilangan potensi hasil lebih baik.
Norris mengakui kesalahan strategi itu mempengaruhi posisinya di klasemen.
Ia kini hanya unggul 12 poin dari Verstappen menjelang balapan terakhir.
Piastri juga menunjukkan kekecewaan besar terhadap keputusan tim.
Strategi Tim Merusak Peluang
Ia menyebut akhir pekan berjalan baik hingga strategi tim merusak peluangnya.
Piastri merasa kecewa karena mobil memiliki kecepatan kuat sepanjang balapan.
Ia menilai keputusan strategis tim tidak sesuai dengan kondisi balapan.
Kedua pembalap sepakat untuk mengevaluasi strategi sebelum balapan di Abu Dhabi.
Norris mengaku tetap optimis menghadapi penentuan gelar pekan depan.
Ia menilai setiap pembalap pasti mengalami akhir pekan buruk dalam musim panjang.
Piastri mengatakan kesalahan hari itu terasa menyakitkan bagi dirinya.
Ia yakin waktu akan membantu tim memulihkan fokus dan motivasi.
Bos tim McLaren, Andrea Stella, mengakui performa tim belum optimal.
Ia menilai tim gagal memanfaatkan potensi mobil dalam beberapa balapan terakhir.