Logo baru Partai Solidaritas Indonesia. Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. Kaesang resmi ditetapkan sebagai ketua umum terpilih untuk periode 2025–2030. (Kolase JL/Kompas.com)
Visi dan Misi Awal
Mewujudkan politik yang bersih dan transparan.
Memberantas korupsi.
Memperjuangkan hak-hak minoritas dan perempuan.
Menolak intoleransi dan ekstremisme.
Mengedepankan meritokrasi (kepemimpinan berdasarkan kompetensi).
Pemilu 2019
PSI pertama kali ikut Pemilu Legislatif 2019.
Perolehan suara nasional: 1,89% (sekitar 2,6 juta suara).
Tidak lolos ambang batas parlemen (4%).
Meski tidak masuk DPR RI, PSI meraih beberapa kursi di tingkat DPRD provinsi dan kota/kabupaten, terutama di wilayah perkotaan seperti Jakarta.
Regenerasi dan Perubahan Kepemimpinan
Pada September 2023, Kaesang Pangarep (putra bungsu Presiden Joko Widodo) resmi bergabung dan langsung ditunjuk sebagai Ketua Umum PSI menggantikan Giring Ganesha.
Hal ini memunculkan berbagai spekulasi politik terkait kedekatan PSI dengan lingkar kekuasaan.
Rebranding dan Logo Baru
Di bawah kepemimpinan Kaesang, PSI mengalami rebranding, termasuk mengganti logo lama (bunga mawar merah) dengan logo baru bergambar gajah.
Makna logo gajah:
Kuat
Bijak
Setia
Gajah dipilih sebagai simbol solidaritas dan kekuatan kolektif.
Pemilu 2024
PSI kembali ikut serta dalam Pemilu 2024.
Fokus pada pemilih muda dan generasi Z.
Hasil resminya masih belum cukup untuk mendapatkan kursi di DPR RI (berdasarkan hasil quick count dan real count saat itu).
Kaesang Terpilih Lagi 2025–2030
Pada Juli 2025, Kaesang Pangarep terpilih kembali secara resmi sebagai Ketua Umum PSI untuk periode 2025–2030.
Ia menyatakan ingin memperkuat konsolidasi internal dan “menangkap hati rakyat” sebagai tujuan utama ke depan. (*)