Ilustrasi biaya tokel listrik. Harga token dan biaya pasang baru listrik PLN berlaku per 1 Juli 2025 yang dibeli melalui e‑commerce. (Kolase JL/AI)
JAKARTA, JurnaLodie.com – Harga token dan biaya pasang baru listrik PLN berlaku per 1 Juli 2025.
Info ini lengkap dengan biaya layanan dan admin di Shopee (1 Juli 2025) seperti dikutip JurnaLodie.com dari Kompas.com tanggal 1 Juli 2025.
Nominal Token – Biaya Admin – Biaya Layanan – Total
Rp 20.000 – Rp 1.000 Rp 1.000 – Rp 22.000
Rp 50.000 – Rp 1.600 – Rp 1.000 – Rp 52.600
Rp 100.000 – Rp 3.000 – Rp 1.000 – Rp 104.000
Rp 200.000 – Rp 3.000 – Rp 1.000 – Rp 204.000
Rp 500.000 – Rp 3.000 – Rp 1.000 – Rp 504.000
Rp 1.000.000 – Rp 3.000 – Rp 1.000 – Rp 1.004.000
Admin fee dan biaya layanan berbeda di tiap platform, tapi di Shopee untuk semua transaksi ada tambahan Rp 1.000 biaya layanan
Tarif listrik per kWh (Mulai 1 Juli 2025)
Untuk pelanggan prabayar (token), tarif tidak berubah per golongan daya
Golongan Bersubsidi:
450 VA: Rp 415/kWh
900 VA subsidi: Rp 605/kWh
Golongan Non‑Subsidi:
900 VA: Rp 1.352/kWh
1.300 VA & 2.200 VA: Rp 1.444,70/kWh
3.500 – 5.500 VA dan >6.600 VA: Rp 1.699,53/kWh
Contoh Perhitungan kWh pada Voucher Rp 100.000
Misalkan pelanggan 1.300 VA di daerah dengan PPJ 3%:
PPJ = 3% × Rp 100.000 = Rp 3.000
Dana untuk listrik bersih = Rp 97.000
Jumlah kWh diperoleh = 97.000 ÷ 1.444,70 ≈ 67,13 kWh
Total biaya saat beli lewat e‑commerce = nominal token + biaya admin + biaya layanan.
Besar biaya admin dapat berbeda tiap platform dan tergantung nilai voucher.
Ada juga Pajak Penerangan Jalan (PPJ), biasanya 3–10% dan dihitung dari nominal token
Tarif listrik per kWh sudah ditetapkan sejak 1 Juli 2025 dan tidak berubah dari triwulan sebelumnya