Infografis gempa bumi mengguncang wilayah Maluku Utara pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 06.42.37 WIB. Getaran gempa terasa di sejumlah daerah, termasuk Halmahera Utara, Ternate, dan Tidore. (JL/BMKG)
TERNATE, JurnaLodie.com – Gempa bumi mengguncang wilayah Maluku Utara pada Minggu, 25 Januari 2026, pukul 06.42.37 WIB. Getaran gempa terasa di sejumlah daerah, termasuk Halmahera Utara, Ternate, dan Tidore.
Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di darat sekitar 15 kilometer utara Sofifi.
Gempa tersebut memiliki magnitudo 4,5 dengan kedalaman 9 kilometer, sehingga getarannya cukup terasa oleh masyarakat.
Secara geografis, gempa tercatat pada koordinat 0,88 Lintang Utara dan 127,66 Bujur Timur.
Gempa Terasa hingga Ternate dan Tidore
Getaran gempa dengan intensitas berbeda di beberapa wilayah. Di Halmahera Utara, gempa terasa pada skala III MMI, di mana getaran dirasakan nyata di dalam rumah.
Sementara itu, Ternate dan Tidore merasakan gempa dengan skala II MMI, berupa getaran ringan yang terasa sebagian orang.
Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa gempa tersebut. Namun, warga tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Selain itu, warga perlu memantau informasi resmi dan memastikan lingkungan sekitar aman pascagempa.
Gempa bumi seperti ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan, terutama bagi wilayah yang berada di jalur aktivitas seismik.
Sejarah Gempa Bumi di Maluku Utara
Maluku Utara sebagai salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki aktivitas gempa bumi cukup tinggi. Secara geografis, kawasan ini berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif, sehingga gempa bumi menjadi bagian dari sejarah alam yang panjang di wilayah tersebut.