Infografis gempa bumi bermagnitudo 4,9 mengguncang wilayah Aceh Jaya pada Jumat 14 November 2025 dini hari. (Kolase BMKG)
BANDA ACEH, JurnaLodie.com – Gempa bumi bermagnitudo 4,9 mengguncang wilayah Aceh Jaya pada Jumat 14 November 2025 dini hari.
Kejadian ini mengakibatkan guncangan yang terasa cukup kuat di sejumlah daerah sekitar.
Berdasarkan data resmi, episentrum berada di laut, sekitar 14 km barat Calang.
Dengan lokasi koordinat 4,68 LU – 95,46 BT dan kedalaman 27 km.
Analisis Awal Gempa
Kedalaman 27 km menempatkan gempa ini dalam kategori dangkal.
Gempa dangkal biasanya memicu guncangan yang lebih kuat meskipun magnitudonya tidak besar.
Lokasinya yang berada di lepas pantai Aceh Jaya memperlihatkan bahwa aktivitas tektonik di zona subduksi barat Sumatra masih berlangsung dinamis.
Dampak Guncangan di Beberapa Wilayah
Laporan intensitas guncangan (Skala MMI) mencatat bahwa getaran menyebar cukup luas:
MMI IV – Aceh Besar: Warga merasakan getaran kuat di dalam rumah hingga membuat beberapa benda ringan bergoyang.
MMI III – Banda Aceh & Pidie Jaya: Warga merasakan getaran seperti truk besar melintas, meski tidak memicu kepanikan.
MMI II–III – Pidie: Sebagian warga merasakan getaran ringan hingga sedang di dalam ruangan.
MMI II – Bener Meriah: Warga merasakan getaran halus yang datang dari arah bawah.
Hingga laporan ini diterbitkan, petugas belum menerima informasi terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
Potensi dan Evaluasi Lanjutan
BMKG menyatakan bahwa pusat gempa yang berada di laut dengan magnitudo relatif kecil membuat gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Kejadian ini sekaligus mengingatkan bahwa Aceh berada pada salah satu jalur gempa paling aktif di dunia.
Para ahli menilai bahwa gempa berkekuatan menengah seperti ini menggambarkan aktivitas tektonik rutin yang masih berlangsung.