Infografis gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,2 mengguncang wilayah tenggara Bolaang Uki pada Senin, 17 November 2025. (Kolase BMKG)
Masyarakat tetap perlu waspada terutama di bangunan tua atau tidak tahan gempa.
Instansi terkait perlu melakukan pemantauan cepat untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural.
Gempa M 6,2 yang mengguncang tenggara Bolaang Uki merupakan gempa tektonik menengah akibat zona subduksi, dengan getaran cukup luas tetapi risiko kerusakan besar relatif rendah.
Meski demikian, intensitas MMI III–IV di beberapa daerah menunjukkan bahwa masyarakat merasakan guncangan kuat sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.
Kondisi aman dari tsunami, namun pemantauan lanjutan tetap penting.
(*)