Infografis gempa bumi 4,4 M utara Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Rabu 17 September 2025 malam. (Kolase JL/BMKG)
AMBON, JurnaLodie.com – Gempa bumi 4,4 M utara Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, Rabu 17 September 2025 malam.
Gempa ini merupakan gempa dangkal dengan magnitudo sedang, kemungkinan dipicu oleh aktivitas sesar lokal di laut utara Seram bagian barat.
Getaran terasa cukup signifikan di daratan, khususnya di Piru, namun tidak menimbulkan kerusakan serius dan tidak berpotensi tsunami.
Monitoring lanjutan tetap penting mengingat wilayah ini merupakan zona aktif secara tektonik.
Berikut adalah ringkasan informasi gempa bumi oleh BMKG:
Tanggal & Waktu: 17 September 2025, pukul 20:11:57 WIB
Magnitudo: 4,4
Kedalaman: 13 km (dangkal)
Lokasi Episenter:
Koordinat: 2,79° LS – 128,06° BT
Lokasi: Laut, 42 km utara Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku
Dampak (Skala MMI):
III MMI di Piru (getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk yang lewat)
Karena magnitudo tergolong sedang dan kedalaman dangkal, getaran terasa cukup jelas di wilayah sekitar, terutama yang dekat dengan episenter.
Tidak berpotensi tsunami, karena magnitudonya relatif kecil dan tidak ada indikasi deformasi dasar laut yang signifikan.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang biasanya lebih kecil.
Gempa bumi ini bersumber dari laut dangkal di sekitar wilayah busur belakang Banda – zona yang dikenal aktif secara tektonik karena adanya tumbukan antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Pasifik terhadap Lempeng Eurasia/Mikro-Lempeng di Banda Sea.