Gol Huijsen (1-1) dalam laga Elche 2-2 Real Madrid. Elche bermain berani dan menahan Real Madrid dengan skor 2-2 pada laga penuh intensitas. (Sportian)
JurnaLodie.com – Elche bermain berani dan menahan Real Madrid dengan skor 2-2 pada laga penuh intensitas.
Elche dua kali memimpin dan membuat pemimpin klasemen kesulitan mengembangkan permainan.
Real Madrid menjaga jarak di puncak, tetapi performa mereka kembali menurun.
Tim asuhan Xabi Alonso gagal menunjukkan identitas kuat seperti di awal musim.
Elche Tampil Agresif Sejak Awal
Menurut laporan Marca,Elche tampil agresif sejak awal dan memanfaatkan tekanan tinggi. Mereka membuka peluang berbahaya dan membuat Courtois bekerja keras sepanjang laga.
Real Madrid mencoba membalas melalui serangan cepat. Mbappé beberapa kali mengancam, tetapi Peña menggagalkan peluang emas dengan penyelamatan penting.
Elche memimpin melalui serangan terorganisir dan permainan sabar. Febas mencetak gol indah setelah kombinasi rapi dari sisi kanan.
Real Madrid merespons lewat pergantian pemain. Alonso memasukkan Valverde, Vinicius, dan Camavinga untuk menambah intensitas.
Dorongan itu menghasilkan gol penyama dari Huijsen setelah bola mati Trent.
Elche kembali mengancam melalui serangan balik cepat, tetapi Madrid bangkit lewat gol akhir Bellingham. Gol itu tercipta dari kemelut setelah penyelamatan Peña.
Elche menunjukkan organisasi kuat dan ide bermain jelas. Madrid justru tampil goyah dan tidak stabil.
Hasil ini mengungkap masalah besar di lini tengah dan pertahanan Los Blancos.
Real Madrid tetap memimpin klasemen, tetapi Elche menunjukkan kelemahan mereka dengan sangat jelas.
Los Blancos harus memperbaiki konsistensi jika ingin menjaga peluang juara.