Elon Musk mendengarkan saat Presiden Donald Trump berbicara selama konferensi pers di Gedung Putih di Washington, DC, pada 30 Mei 2025. (Kolase JL/Evan Vucci/AP)
WASHINGTON DC, JurnaLodie.com – Elon Musk baru-baru ini menyatakan penyesalannya atas serangan media sosial yang dia lakukan terhadap Donald Trump, yang mengungkapkan perubahan sikap yang menarik dalam hubungan antara kedua tokoh berpengaruh ini.
Musk, yang dikenal karena kehadirannya yang berani dan kadang kontroversial di dunia maya, kini mendapat perhatian karena kritik tajam yang dia lontarkan terhadap Trump setelah terjadinya perseteruan publik antara keduanya.
Penyesalan Musk dan langkah-langkah berikutnya, seperti menghapus beberapa postingan dan meredakan sikapnya, menunjukkan adanya kesadaran bahwa kata-katanya berdampak, tidak hanya pada hubungan pribadinya dengan Trump, tetapi juga pada citra publiknya.
Poin-Poin Utama dari Penyesalan Musk dikutip JurnaLodie.com dari Al Jazeera:
- Penyesalan yang Tidak Spesifik: Musk tidak merinci secara spesifik postingan mana yang dia sesali, yang menyisakan sedikit ketidakjelasan. Namun, penyesalan tersebut tampaknya berasal dari intensitas pernyataannya, terutama klaim tak berdasar tentang keterlibatan Trump dengan Jeffrey Epstein, yang kemudian dihapus Musk.
- Klaim Tentang Epstein: Klaim Musk bahwa Trump “terlibat” dalam berkas-berkas Epstein dan itulah alasan mengapa berkas tersebut tidak dipublikasikan adalah salah satu pernyataan yang paling kontroversial. Tuduhan ini, yang tidak didasarkan pada bukti yang tersedia untuk publik, sangat memprovokasi dan oleh Gedung Putih disebut sebagai “episod yang tidak menguntungkan.”
- Perpecahan dengan Trump: Kritik Musk terhadap Trump terkait dengan paket “One Big, Beautiful Bill” — paket pemotongan pajak dan peningkatan pengeluaran — menandai pergeseran yang dramatis.
Dulu menjadi pendukung kuat Trump, Musk kini menyebut paket tersebut sebagai “aborsi yang menjijikkan.” Ini, ditambah dengan pernyataan Musk yang mendukung pemakzulan Trump, menunjukkan perpecahan yang jelas dari dukungan sebelumnya.
Reaksi Trump: Reaksi Trump terhadap Musk beragam. Awalnya, Trump mengabaikan kemungkinan memperbaiki hubungan dengan Musk, mengancam akan ada “konsekuensi serius” jika Musk mendukung tantangan primer terhadap Partai Republik yang mendukung paket tersebut.
Namun, Trump kemudian melunak dan mengakui bahwa mereka memiliki “hubungan yang hebat” dan berharap yang terbaik untuk Musk, yang menunjukkan adanya perubahan dalam dinamika publik mereka.
Langkah Musk untuk Meredakan Ketegangan: Setelah mendapatkan banyak kritik, Musk mengambil langkah untuk meredakan ketegangan dengan menghapus beberapa postingan dan membagikan beberapa postingan Trump. Langkah ini menunjukkan bahwa Musk mungkin berusaha menjaga hubungan baik atau setidaknya mencegah eskalasi lebih lanjut.