Infografis. BMKG melaporkan Bibit Siklon 95B terus menguat di perairan timur Aceh pada Rabu, 26 November 2025. Banjir bandang menerjang Desa Panggugunan di Kecamatan Pakkat, Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara pada Rabu, 26 November 2025. (BMKG)
MEDAN, JurnaLodie.com – Banjir bandang menerjang Desa Panggugunan di Kecamatan Pakkat, Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara pada Rabu, 26 November 2025.
Banjir datang sekitar pukul 13.00 dan langsung merusak delapan rumah warga.
Wakapolres Humbahas, Kompol Manson Nainggolan, menyebut banjir juga menghanyutkan satu mobil milik warga. Sebelas orang terseret arus deras ketika banjir melanda permukiman.
Tim SAR segera mengevakuasi enam korban dari lokasi kejadian. Dua korban ditemukan meninggal dunia sementara empat lainnya mengalami luka berat.
Lima warga masih hilang dan dalam pencarian Tim SAR gabungan. Upaya pencarian terkendala hujan lebat dan material longsor yang menutup akses jalan.
Laporan Kompas.com, polisi menyebut kondisi lapangan belum memungkinkan untuk operasi penuh. Tim tetap siaga dan menunggu situasi aman untuk melanjutkan pencarian.
Pemerintah daerah mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan. Warga juga diminta menjauhi bantaran sungai selama cuaca ekstrem berlangsung.
Situasi Aceh – Sumatera Utara
Di Aceh, curah hujan tinggi menyebabkan banjir meluas dan tanggul jebol — banyak kecamatan terendam dan ribuan warga mengungsi.
Di Sumut, hujan deras dan angin kencang akibat dua sistem cuaca — Bibit Siklon Tropis 95B dan Siklon Tropis KOTO — memicu banjir, longsor dan tanah labil di banyak kabupaten/kota.
Dampak & Korban
Di Sumut, bencana banjir-longsor telah menyebabkan sedikitnya 13 orang meninggal dunia, puluhan luka, dan ribuan rumah terendam.
Di Aceh — khususnya di Aceh Utara — lebih dari 3.500 jiwa terdampak, dengan puluhan rumah rusak dan tanggul sungai yang jebol.