Orang-orang menyaksikan kerusakan mobil akibat perang India - Pakistan, Sabtu 10 Mei 2025. India dan Pakistan, dua negara bersenjata nuklir, telah terjerumus ke dalam konflik terburuk mereka dalam beberapa dekade terakhir. (Tangkapan layar JL/YNet)
Konflik ini telah menewaskan sedikitnya 48 orang di kedua belah pihak, menurut laporan korban yang belum terverifikasi. Warga sipil di kedua negara mulai menimbun persediaan karena takut akan eskalasi lebih lanjut. Komisaris Tinggi Inggris untuk Pakistan, Jane Marriott, menyatakan bahwa pemerintahnya memantau situasi dengan seksama, mencerminkan kekhawatiran global atas konflik ini.
Jalan ke Depan
Seiring dengan meningkatnya ketegangan, prospek perang besar-besaran antara India dan Pakistan semakin nyata. Sengketa lama di Kashmir, ditambah dengan provokasi baru-baru ini, telah membawa kedua negara mendekati jurang konflik. Dengan kedua pihak saling meluncurkan rudal, drone, dan tuduhan, dunia menyaksikan dengan cemas, berharap ada intervensi diplomatik untuk mencegah bencana.
Untuk saat ini, kawasan ini tetap berada dalam ketegangan tinggi, dengan bayang-bayang eskalasi nuklir membayangi Asia Selatan. Kedua negara menghadapi tekanan besar untuk mundur dari ambang perang dan memulai dialog, tetapi dengan emosi yang memuncak dan permusuhan yang semakin dalam, jalan menuju perdamaian masih sangat tidak pasti.
Ringkasan Konflik India–Pakistan 2025:
- Terjadi serangan teroris di Kashmir yang dikuasai India, menewaskan 25 turis India.
India menuduh Pakistan terlibat – Menyerang target di Pakistan dengan rudal.
- Operasi bernama “Bunyanun Marsoos” diluncurkan. Target: Pangkalan udara India di Pathankot, Udhampur, dan fasilitas rudal di Beas.
- Serangan rudal dan drone menyebabkan kepanikan di Rawalpindi (Pakistan) dan Jammu (India). Total korban tewas: setidaknya 48 jiwa (belum terverifikasi). Tuduhan India: drone Pakistan menyerang tempat ibadah → Pakistan membantah.
- Pakistan menggelar rapat Otoritas Komando Nasional → sinyal peringatan nuklir.
Pakistan mengingatkan dunia agar mencegah “ambang nuklir” dilanggar.
- Pertempuran udara terjadi, jet Rafale India jatuh. Pakistan serang situs rudal BrahMos India. Lebih dari 400 drone Pakistan diluncurkan; beberapa ditembak jatuh oleh India. (*)