Estevao Willian (kiri) dan Lamine Yamal. Hansi Flick. Barcelona memuji Lamine Yamal karena sikapnya yang matang dan pengorbanannya untuk tim. (Kolase JL/The Guardian)
JurnaLodie.com – Estevao Willian memasuki laga Chelsea vs Barcelona dengan keyakinan kuat.
Ia ingin bersaing sehat melawan Lamine Yamal, remaja yang juga digadang-gadang sebagai calon peraih Ballon d’Or.
Estevao menolak segala julukan berlebihan. Ia berkata bahwa perbandingan justru mengganggu.
Sikap tegas itu menunjukkan fokusnya tetap stabil.
Chelsea pun mendukung penuh karakter Estêvão. Klub menilai bakatnya luar biasa dan terus berkembang pesat sejak datang dari Palmeiras.
Sesuai laporan The Guardian, Maresca menjaga menit bermain Estevao agar ia tidak kelelahan.
Pelatih tahu adaptasi di Liga Inggris berjalan berat, namun Estevao terus menunjukkan progres nyata.
Gaya bermain Estevao dan Lamine Yamal tampak mirip. Keduanya kidal, bermain di kanan, serta gemar menembus pertahanan lawan.
Keduanya juga mampu menciptakan peluang tajam dari sisi dalam.
Estevao menunjukkan kreativitas tinggi saat membantu kemenangan atas Wolves. Aksinya membuat penggemar semakin jatuh hati.
Yamal Sedikit Lebih Matang
Gol penentu ke gawang Liverpool bahkan mengguncang Stamford Bridge.
Chelsea percaya Estevaoo bisa tampil sejak menit awal melawan Barcelona.
Ia sudah mencetak empat gol musim ini dan tampil konsisten bersama Brasil.
Meskipun demikian, pengalaman Lamine Yamal sedikit lebih matang.
Ia sudah tampil reguler di elite Eropa sejak usia sangat muda. Namun Chelsea tidak terburu-buru mengangkat Estêvão ke level itu.
Cucurella menilai keduanya sangat istimewa.
Ia menyebut perkembangan Estêvão menunjukan potensi besar untuk menyamai level Yamal jika konsisten.