Presiden Donald Trump. Pemerintah Amerika Serikat resmi meluncurkan sistem visa jalur cepat khusus Piala Dunia 2026 pada Senin. (@teamtrump)
WASHINGTON, JurnaLodie.com – Pemerintah Amerika Serikat resmi meluncurkan sistem visa jalur cepat khusus Piala Dunia 2026 pada Senin.
Meskipun demikian, Washington menegaskan bahwa pemegang tiket tetap bisa ditolak masuk, bahkan jika mereka telah mendapatkan jadwal wawancara yang diprioritaskan.
AS kini menerapkan sistem penjadwalan janji temu prioritas FIFA yang memungkinkan pemegang tiket masuk ke antrean terdepan dalam proses wawancara visa.
Namun, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menegaskan kembali bahwa percepatan tersebut bukan jaminan untuk memasuki negara itu.
Rubio menegaskan, “Tiket Anda bukan visa. Itu tidak menjamin masuk ke AS. Kami tetap melakukan pemeriksaan sama seperti pemohon lainnya. Perbedaannya hanya pada percepatan jadwal wawancara.”
Dengan peringatan tersebut, jutaan penggemar dari luar negeri tetap berpotensi gagal masuk AS meskipun telah membeli tiket pertandingan dan memperoleh slot wawancara lebih cepat.
Lonjakan Kedatangan: 5–10 Juta Penggemar Akan Masuk ke AS
Presiden FIFA Gianni Infantino memperkirakan bahwa Piala Dunia 2026 akan menarik 5 hingga 10 juta pengunjung internasional.
Menurutnya, penjualan tiket bisa mencapai 6–7 juta lembar, dengan peminat dari 212 negara dan wilayah berbeda.
Meskipun AS, Meksiko, dan Kanada menjadi pembeli tiket terbanyak, animo global tetap sangat besar menjelang turnamen musim panas mendatang.
Untuk menghadapi lonjakan permohonan, Departemen Luar Negeri mengerahkan lebih dari 400 petugas konsuler tambahan di seluruh dunia.
Langkah ini, menurut Rubio, berhasil memangkas waktu tunggu visa secara signifikan.