Museum Ronaldo, didedikasikan sepenuhnya untuk Cristiano Ronaldo. Pulau eksotis milik Portugal di Samudra Atlantik — kembali menarik perhatian wisatawan. (Kolase Michael Regan/Getty Images)
MADEIRA, JurnaLodie.com — Pulau eksotis milik Portugal di Samudra Atlantik kembali menarik perhatian wisatawan.
Wisatawan tidak hanya menikmati tebing basal yang megah atau matahari terbenam yang memukau.
Sebaliknya, pulau ini mengukuhkan dirinya sebagai pusat kultus global Cristiano Ronaldo.
Kini, Madeira bahkan memamerkan sebuah museum yang sepenuhnya mendedikasikan ruangnya untuk sang megabintang: Museum CR7.
Pulau yang Mengagungkan Putra Terbesarnya
Begitu Anda mendarat di Madeira, nuansa pengagungan terhadap Ronaldo langsung muncul di setiap sudut.
Bandara Madeira mengusung nama sang pesepakbola, sebuah penghormatan langka untuk seseorang yang masih hidup.
Sebuah patung—meski versi kontroversialnya sudah diganti—tetap menyambut para pengunjung dari pintu masuk.
Di pusat Funchal, kota kelahiran Ronaldo, pemerintah setempat bahkan membangun sebuah distrik mini bertema CR7.
Di kawasan itu, Hotel CR7, Bar CR7, hingga tempat parkir CR7 mengisi ruang publik dan menegaskan betapa kuatnya identitas Ronaldo bagi pulau tersebut.
Menjelajahi Museum CR7: Trofi, Foto, dan Sedikit Cerita
Dikutip JurnaLodie.com dari YNet, dengan tiket €5, wisatawan memasuki Museum CR7 dan melihat langsung ratusan replika serta beberapa trofi asli milik Cristiano Ronaldo.
Petugas museum menyusun trofi-trofi itu dengan rapi di balik kaca mengilap, mulai dari gelar Liga Inggris bersama Manchester United, Liga Champions bersama Real Madrid, hingga Ballon d’Or dan Sepatu Emas yang ikonik.
Namun demikian, satu benda kecil justru menarik perhatian para pengunjung.
Trofi pertama Ronaldo—yang ia menangkan saat masih berusia delapan tahun—menggambarkan awal perjalanan seorang anak Madeira yang kemudian menjadi superstar global.