Infografis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 13 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Jumat malam (7/11/2025). Salah satu yang diamankan adalah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. (JL/Kompas.com)
Dua OTT terjadi pada:
- 16 Maret 2025 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan — untuk dugaan suap proyek di Dinas PUPR OKU.
- 28 Juni 2025 di Provinsi Sumatera Utara — untuk dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Provinsi Sumut dan Satker PJN Wilayah I Sumut.
- KPK menyebut salah satu tantangan utama adalah bahwa “penjahatnya lebih pintar” — penggunaan alat komunikasi yang sulit disadap menjadi hambatan dalam pelaksanaan OTT.
- Terdapat laporan bahwa hingga Agustus 2025 KPK telah melakukan lebih dari dua OTT selama tahun ini (termasuk OTT di wilayah Sulawesi Tenggara dan lainnya).
JAKARTA, JurnaLodie.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 13 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Jumat malam (7/11/2025). Salah satu yang diamankan adalah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, hingga Jumat malam, tim berhasil mengamankan 13 orang dalam operasi tersebut.
“Tujuh orang di antaranya pagi ini dibawa ke Jakarta,” ujar Budi dalam keterangannya, Sabtu (8/11/2025).
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan OTT itu terkait dugaan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
“Benar, (kasus) mutasi dan promosi jabatan,” kata Fitroh saat dikonfirmasi, Jumat (7/11/2025) dikutip JurnaLodie.com dari Kompas.com.
Dalam operasi senyap tersebut, KPK mengamankan beberapa pihak yang kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Jakarta.
KPK belum menyampaikan rincian barang bukti maupun status hukum para pihak yang ditangkap.
Berikut beberapa kasus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diketahui publik sepanjang 2025:
- Semester I (hingga Agustus) Provinsi Sumatera Utara; Kab. OKU, Sumatra Selatan Suap proyek jalan di Dinas PUPR OKU & suap proyek jalan di PU/Proyek Nasional Sumut “Hanya 2 OTT sepanjang semester I” menurut KPK.
- 14 Agustus 2025 Inhutani V (BUMN) – Jakarta OTT menahan 3 dari 9 orang yang diamankan Direktur/swakarsa BUMN dan pihak swasta terlibat.
- 20–22 Agustus 2025 Immanuel Ebenezer (“Noel”), Wakil Menteri Ketenagakerjaan + pihak Kemenaker Dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 11 tersangka, kendaraan mewah disita (15 mobil + 7 motor)
- Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Provinsi Riau dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin malam, 4 November 2025.
Selasa dini hari, 5 November 2025: Beberapa pejabat Pemprov Riau, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid, diamankan.
Barang bukti: Uang tunai sekitar Rp 1,6 miliar disita.
Rabu, 5 November 2025: KPK secara resmi mengumumkan status tersangka Abdul Wahid dan dua pejabat lain dari Dinas PUPR.
(*)