Orang-orang menyaksikan kerusakan mobil akibat perang India - Pakistan, Sabtu 10 Mei 2025. India dan Pakistan, dua negara bersenjata nuklir, telah terjerumus ke dalam konflik terburuk mereka dalam beberapa dekade terakhir. (Tangkapan layar JL/YNet)
NEW DELHI, JurnaLodie.com – India dan Pakistan, dua negara bersenjata nuklir, telah terjerumus ke dalam konflik terburuk mereka dalam beberapa dekade terakhir. Dengan serangan rudal, serangan drone, dan kekerasan yang meningkat di Kashmir, kekhawatiran akan perang yang lebih luas tumbuh seiring dengan upaya diplomatik yang kesulitan menahan eskalasi.
Berikut beberapa poin penting konflik kedua negara dikutip JurnaLodie.com dari YNet:
Hubungan bermusuhan yang telah berlangsung selama puluhan tahun antara India dan Pakistan kini mencapai titik paling berbahaya. Apa yang awalnya merupakan baku tembak lintas batas kini telah berkembang menjadi serangan rudal, serangan drone, dan korban sipil, memicu kekhawatiran akan konfrontasi nuklir.
Serangan Awal dan Balasan
Konflik meningkat setelah India meluncurkan serangan rudal pada hari Rabu, menargetkan apa yang diklaim sebagai infrastruktur teroris di wilayah Pakistan. Ini merupakan respons atas serangan teroris di Kashmir yang dikuasai India bulan lalu, yang menewaskan 25 turis India dan satu pemandu lokal. India menuduh Pakistan terlibat dalam serangan tersebut, tuduhan yang dibantah keras oleh Islamabad.
Sebagai balasan, Pakistan meluncurkan operasi yang dinamai “Operasi Bunyanun Marsoos”—sebuah istilah Arab yang berarti “Struktur yang Teguh dan Bersatu.”
Pada Sabtu pagi, Pakistan menyerang beberapa target militer India, termasuk pangkalan udara Pathankot di Punjab, Pangkalan Angkatan Udara Udhampur di Kashmir yang dikuasai India, dan lokasi penyimpanan rudal di wilayah Beas. Ledakan juga dilaporkan terjadi di Srinagar dan Jammu, dengan sirene serangan udara berbunyi di seluruh wilayah tersebut.